Strategi Pemasaran Manipulatif Produk Suplemen: Studi Persepsi dan Pemahaman Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.46975/bt2cd589Keywords:
Manipulative Marketing, exploiting vulnerbilities, Ethical Marketing, Beauty Supplements, Students, Economics and BusinessAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pemasaran manipulatif dalam industri suplemen kesehatan dan kecantikan, serta mengukur tingkat pemahaman mahasiswa Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Universitas Pendidikan Indonesia terhadap strategi tersebut. Fenomena pemasaran yang memanfaatkan teknik manipulatif seperti deception (penipuan) dan exploiting vulnerabilities (eksploitasi kerentanan), sebagaimana dijelaskan oleh Sher (2011), menjadi perhatian utama dalam studi ini. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed-method dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui angket tertutup berbasis skala Likert dan analisis konten terhadap kemasan, iklan, serta promosi produk suplemen kesehatan yang diduga menggunakan strategi manipulatif. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai sejauh mana mahasiswa ekonomi dan bisnis menyadari keberadaan strategi pemasaran yang tidak etis, serta menjadi dasar untuk meningkatkan literasi pemasaran etis di kalangan konsumen muda. Temuan ini juga diharapkan dapat mendorong pelaku industri untuk menerapkan praktik pemasaran yang lebih transparan dan bertanggung jawab.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pemasaran manipulatif dalam industri suplemen kesehatan dan kecantikan, serta mengukur tingkat pemahaman mahasiswa Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Universitas Pendidikan Indonesia terhadap strategi tersebut. Fenomena pemasaran yang memanfaatkan teknik manipulatif seperti deception (penipuan) dan exploiting vulnerabilities (eksploitasi kerentanan), sebagaimana dijelaskan oleh Sher (2011), menjadi perhatian utama dalam studi ini. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed-method dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui angket tertutup berbasis skala Likert dan analisis konten terhadap kemasan, iklan, serta promosi produk suplemen kesehatan yang diduga menggunakan strategi manipulatif. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai sejauh mana mahasiswa ekonomi dan bisnis menyadari keberadaan strategi pemasaran yang tidak etis, serta menjadi dasar untuk meningkatkan literasi pemasaran etis di kalangan konsumen muda. Temuan ini juga diharapkan dapat mendorong pelaku industri untuk menerapkan praktik pemasaran yang lebih transparan dan bertanggung jawab.
References
Aaker, D. A. (1991). Managing brand equity: Capitalizing on the value of a brand name. Free Press.
Goetha, S. (2020). Analisis Pengaruh Scarcity Message Terhadap Pembelian Impulsif dan Kaitannya dengan Kompetisi Konsumen Ritel di Kota Kupang. Inspirasi Ekonomi : Jurnal Ekonomi Manajemen, 2(2), 33–47. https://doi.org/10.32938/jie.v2i2.585
Hindocha, Y. R. (2022). Manipulation marketing tactics and consumer psychology demand: Do manipulative marketing tactics create a psychological impact on purchasing decisions? CBS International Business School. Retrieved from.
Indriyani, R., & Suri, A. (2020). Pengaruh media sosial terhadap keputusan pembelian melalui motivasi konsumen pada produk fast fashion. Jurnal Manajemen Pemasaran, 14(1), 25-34.
Karina, M., Hernaningsih, F., & Rivanto, R. (2022). Strategi pemasaran dengan pemanfaatan fenomena viral dan komunikasi electronic word of mouth melalui sosial media di Indonesia. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 6(3), 924-942.
Koswara, A. (2024). EKSPLOITASI AI VOICE CLONING DALAM PEMASARAN DIGITAL: ANALISIS KEBOHONGAN DAN MANIPULASI SUARA DALAM IKLAN. In Jurnal IMAGINE (Vol. 4, Issue 2). Online. https://jurnal.idbbali.ac.id/index.php/imagine
Mukarromah, L., & Anshori, I. (2024). Pemasaran Word Of Mouth Di Era Digital : Literatur Review. 2(6). https://journal.institercom-edu.org/index.php/multiple
Nasution, A. H., Matondang, K. A., Vanya, A., Simbolon, D., Besalel, Y., Pandia, B., Fadilah, S., & Sitorus, A. (2024). Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Peran Konsumen dalam Menciptakan Keseimbangan Persaingan Pasar Sempura. https://doi.org/10.5281/zenodo.14545417
Pendi, I., Bustami, E., Zulfikar Darussalam, A., Dharmapala Riau, S., Kata Kunci, A., Digital, P., Konsumen, K., & Bisnis, K. (2025). Etika dalam Pemasaran Digital: Kajian Literatur tentang Praktik yang Bertanggung Jawab. In Indonesian Research Journal on Education Web Jurnal Indonesian Research Journal on Education (Vol. 5).
Populix, & Populix. (2024, June 12). Pengertian Marketing Mix, Fungsi, dan Contoh Penerapannya. Populix | Platform Analisis Riset Pasar dan Survei Online Berbayar.
Rambe, D. N. S., & Aslami, N. (2022). Analisis Strategi Pemasaran Dalam Pasar Global. El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 213–223. https://doi.org/10.47467/elmujtama.v1i2.853
Sher. (2011). Sher_2011. A Framework for Assessing Immorally Manipulative Marketing Tactics. Journal of Business Ethics, 102(1), 97–118.
Siagian, H., & Cahyono, E. (2014). Analisis website quality, trust dan loyalty pelanggan online shop. Jurnal Manajemen Pemasaran, 8(2), 55-61.
Yansyah, M. I., Sari, S., Shaddiq, S., & Zainul, H. M. (2021). Literasi Manajemen Komunikasi Pemasaran dalam Melaksanakan Etika dan Standar Periklanan. Jurnal Revolusi Indonesia, 1(10), 1073-1091
Yenica Nandavita, A., Fadla, D. A., Lizariani, D., & Hasyima, M. (2025). Etika dalam Pemasaran: Upaya Mewujudkan Keadilan dan Perlindungan Konsumen di Era Digital. https://doi.org/10.62710/e5hqb690







