PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS LINGKUNGAN DAN KREATIVITAS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP DAN EKONOMI LOKAL
DOI:
https://doi.org/10.46975/psc7w680Keywords:
pemberdayaan masyarakat, pengelolaan sampah, ekonomi kreatif, kesehatan anak, partisipasi sosial, KKN, community empowerment, waste management, creative economy, child health, social participation, community service programAbstract
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan berbasis kebutuhan lokal. Desa Sukamakmur masih menghadapi permasalahan lingkungan berupa rendahnya kesadaran pengelolaan sampah, keterbatasan pemanfaatan limbah bernilai ekonomi, serta kurangnya edukasi kesehatan dan perlindungan anak. Program KKN ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan, mengembangkan kreativitas berbasis daur ulang, serta memperkuat partisipasi sosial masyarakat sebagai upaya peningkatan kualitas hidup dan ekonomi lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui edukasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sukamakmur pada tanggal 28 November – 20 Desember 2025 dengan melibatkan siswa sekolah dasar, ibu rumah tangga, dan warga sekitar. Program yang dijalankan meliputi kegiatan kebersihan lingkungan, pelatihan produk daur ulang kreatif, penyuluhan kesehatan, edukasi perlindungan anak, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, berkurangnya kebiasaan membuang sampah sembarangan, serta tumbuhnya keterampilan mengolah limbah menjadi produk bernilai guna. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan siswa tentang kesehatan diri dan perlindungan dari kekerasan, serta menguatnya partisipasi sosial dan semangat gotong royong warga.Kesimpulannya, program KKN berbasis pemberdayaan lingkungan dan kreativitas mampu memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku, peningkatan keterampilan ekonomi kreatif, serta penguatan kohesi sosial masyarakat. Keberlanjutan program memerlukan dukungan kelembagaan lokal agar dampak yang dihasilkan dapat berkembang secara berkelanjutan.
The Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata) is a form of community engagement focusing on empowerment based on local needs. Sukamakmur Village faces several environmental challenges, including low awareness of waste management, limited utilization of recyclable waste for economic value, and insufficient health and child protection education. This KKN program aimed to improve awareness, develop creativity through recycling activities, and strengthen community participation to enhance quality of life and local economic resilience. The method employed a participatory approach through education, training, hands-on practice, and community mentoring. The program was conducted in Sukamakmur Village from November 28 to December 20, 2025, involving elementary school students, housewives, and local residents. Activities included environmental clean-up campaigns, creative recycling workshops, health education, child protection awareness sessions, and social community engagement events. The results indicated an increase in community awareness of environmental cleanliness, a reduction in littering behavior, and improved skills in transforming household waste into useful and potentially marketable products. Additionally, students showed better understanding of personal health and protection from violence, while social participation and mutual cooperation among residents became stronger. In conclusion, the environment- and creativity-based empowerment program positively influenced behavioral change, improved creative economic skills, and strengthened social cohesion within the community. Sustainable impact will require continued support from local institutions to ensure long-term community development).